Sejarah Singkat Fengshui Nusantara

 

Selama ini, Fengshui yang diterapkan di Indonesia merupakan Fengshui yang dibawa atau dipelajari secara langsung dari daratan Cina. Padahal seperti yang kita tahu, karakteristik geografis Cina dan Indonesia sangat berbeda. Cina mengalami empat kali perubahan musim dalam setahun, sementara Indonesia hanya mengenal dua musim. Sehingga sudah barang tentu Fengshui yang pada dasarnya merupakan ilmu topografi kuno tidak dapat diterapkan di Indonesia begitu saja tanpa adanya penyesuaian.

 

Dewi Sundari pada awalnya tertarik pada Fengshui karena kerumitan atau kompleksitasnya yang sangat mendetail. Bermula dari ketertarikan ini, Dewi Sundari mulai mempelajari Fengshui dari sejumlah guru. Namun dalam perjalanan beliau menimba ilmu, Dewi Sundari kemudian menyadari bahwa Fengshui seharusnya tidak dapat diterapkan secara mentah-mentah tanpa penyesuaian terlebih dulu. Mengingat peruntungan daratan Cina yang memang tidak sama dengan Nusantara.

 

Terdorong oleh keinginan untuk menyempurnakan Fengshui yang merupakan ilmu kuno bermanfaat luar biasa, Dewi Sundari mulai melakukan serangkaian riset atau penelitian metafisika guna menemukan benang merah antara pedoman Fengshui dan karakter asli alam Indonesia. Termasuk dalam riset metafisika ini, Dewi Sundari sengaja melakukan meditasi dengan tujuan untuk menemukan petunjuk spiritual ke arah benang merah tersebut.

 

Di tengah-tengah meditasinya, Dewi Sundari menembus batas dimensi spiritual atau yang juga disebut sebagai perjalanan astral. Jiwa Dewi Sundari diangkat ke langit dengan menaiki bunga lotus yang merupakan perwujudan gerbang metafisika. Setibanya di alam langit, Dewi Sundari bertemu dengan Delapan Dewa (Eight Immortals) yang kemudian menjadi guru spiritual beliau. Delapan Dewa atau Ba Xian adalah dewa-dewi keberuntungan yang masing-masing mewakili delapan kondisi kehidupan manusia, yaitu kekayaan, kebangsawanan, kemiskinan, kejelataan, kaum tua, kaum muda, pria dan wanita.

 

  • Li Tie Guai

 

Dari Dewa Li Tie Guai yang terkenal pemarah namun murah hati, Dewi Sundari belajar mematangkan kemapanan spiritual. Kemapanan spiritual ini sangat penting manakala kelak Dewi Sundari membimbing murid-muridnya dalam mendekatkan diri kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta yang merupakan sumber segala keberadaan di dunia.

 

  • Lu Dong Bin

 

Dewa Lu Dong Bin mewakili kaum ilmuwan yang terpelajar. Olehnya Dewi Sundari diwarisi ilmu untuk menguasai berbagai hal dan pengetahuan tanpa dengan sengaja belajar keras.

 

Ada sedikit cerita mengenai warisan Dewa Lu Dong Bin ini. Sekembalinya dari meditasi beliau, adik Dewi Sundari yang memang masih duduk di bangku sekolah sempat terheran. Pasalnya, sang kakak yang sebelumnya tidak doyan sejarah tiba-tiba berceloteh tentang Sejarah Modern Jerman, Perang Seratus Tahun, Kejatuhan Konstantinopel hingga Perang Silesia. Bahkan, mendadak saja isi-isi pokok Perjanjian Linggarjati yang ditandatangani pada 25 Maret 1947 bisa beliau hafalkan di luar kepala.

 

  • Zhang Guo Lao

 

Sebagai dewanya ramuan obat, Dewa Zhang Guo Lao mengajarkan Dewi Sundari resep-resep pengobatan kuno yang terbukti ampuh menyembuhkan segala penyakit. Cara terciptanya resep obat tersebut tidak seperti penemuan resep pada umumnya. Di sini, Dewi Sundari dibekali kemampuan untuk berkomunikasi langsung dengan alam semesta pada umumnya dan tumbuhan pada khususnya untuk menentukan khasiat dan penggunaan suatu tanaman obat.

 

  • He Xian Gu

 

Bisa ditebak, Dewi He Xian Gu yang merupakan satu-satunya anggota wanita Delapan Dewa mengajarkan Dewi Sundari rahasia Ilmu Asmara. Dengan ilmu ini, Dewi Sundari telah berhasil membantu menyelesaikan berbagai persoalan cinta, jodoh dan rumah tangga. Termasuk bagaimana meningkatkan pesona, mengikat kesetiaan pasangan, mendatangkan pasangan hidup yang sesuai keinginan dan bagaimana menjadi wanita pujaan.

 

Dewi Sundari memang terkenal berbakat dalam urusan memperbaiki peruntungan jodoh dan asmara seseorang. Bahkan dulu saat usianya masih terbilang bocah, Dewi Sundari sering membantu orang-orang di sekeliling beliau. Ada yang sudah berumur kepala empat namun masih belum berpasangan, tiba-tiba menemukan jodoh yang ia inginkan. Ada juga yang rumah tangganya sudah berada di ambang perceraian, secara perlahan hubungannya kembali harmonis bahkan lebih mesra dari sebelumnya.

 

  • Lan Cai He

 

Layaknya Dewa Lan Cai He yang menguntai uang logam dan membiarkannya berceceran tanpa peduli, Dewi Sundari menerima rahasia spiritual tentang bagaimana mendatangkan kekayaan lebih banyak dalam waktu relatif lebih singkat.

 

  • Han Xiang Zi

 

Bukan hanya kaum hawa yang membutuhkan Ilmu Asmara. Dewi Sundari juga menerima warisan ilmu rahasia dari Dewa Han Xiang Zi tentang bagaimana menjadi pria idaman, memukau perhatian para wanita dan menjadi lelaki sejati yang sesungguhnya.

 

  • Cao Guo Jiu

 

Segala hal tentang Dewa Cao Guo Jiu memang serba ningrat. Beliau menurunkan ilmu kharisma dan kewibawaan yang akan sangat membantu manakala seseorang berniat menjadi pemimpin yang dihormati sekaligus disegani.

 

  • Zhong Li Quan

 

Dewa Zhong Li Quan merupakan pemimpin Delapan Dewa. Darinya Dewi Sundari mewarisi ilmu perhitungan untuk menemukan solusi semua masalah kehidupan. Sehingga Dewi Sundari bisa memberikan solusi terbaik tanpa perlu terlebih dahulu menyeberang naik ke alam langit. Uniknya, proses perhitungan ini berjalan tanpa sadar. Setiap kali disodori nama dan tanggal lahir seseorang, Dewi Sundari kemudian terdiam sejenak dan membaca peruntungan orang tersebut begitu saja. Proses perhitungan yang tidak dapat dijelaskan secara nalar ini dipraktekkan oleh Dewi Sundari sampai sekarang.

 

Perjalanan Dewi Sundari ke alam langit pada akhirnya menjadi titik pencerahan bagi beliau. Dari perjalanan tersebut beliau berhasil menyempurnakan Fengshui menjadi Fengshui Nusantara yang terbukti sesuai untuk diterapkan di tanah air. Pada saat yang sama, Delapan Dewa menganugerahi Dewi Sundari dengan nama Mei Lian yang berarti ‘bunga lotus yang cantik’. Selain karena Dewi Sundari menembus alam langit lewat gerbang bunga lotus, makna penamaan ini juga mewakili sifat kebajikan dan kesucian manusia. Ibarat bunga lotus yang tetap bersih dan suci meski berkubang di dalam lumpur.

 

Sekembalinya dari perjalanan astral beliau, Dewi Sundari bangun dari meditasinya dan bertekad untuk memanfaatkan segala ilmu yang saat ini beliau miliki demi kepentingan masyarakat luas. Niat Dewi Sundari mendapat dukungan penuh dari keluarga besar serta orang-orang di sekitar beliau. Kemudian demi mempermudah para klien dalam mendapatkan solusi, Dewi Sundari mengemas saran dan solusi Fengshui Nusantara dalam bentuk berbagai sarana yang mudah dan praktis digunakan. Karena merupakan suatu kebanggaan dan pengabdian tersendiri bagi Dewi Sundari bila berhasil membantu banyak orang dalam meraih tujuan dan keinginan dalam hidup mereka.

 


 

Selanjutnya - Produk dan Layanan Fengshui Nusantara

 

 

 

Secara Gratis dan Berkala,
Dewi Sundari memberikan informasi penting sekaligus tips-tips memperkaya diri dari pandangan spiritual.
Pastikan Anda mendapatkan informasi penting tersebut dengan mendaftarkan alamat email aktif di bawah ini.

Masukkan Data Diri Anda

 

 

Mei Lian Pusat Fengsui Nusantara

Alamat Kantor

Wisma Iskandarsyah Blok A-10

Jl. Iskandarsyah Raya Kav. 12 - 14

Jakarta Selatan 12160

(Sebelum Datang, Daftar Dulu)

 

Staf Admin - Mas Wahyu

0857 6211 8383 (Indosat)
Telepon | SMS

Email :
adm.dewisundari@gmail.com

BBM & WA :
BBM : 56859C10
WA : 085762118383

 

Mei Lian

Pakar Fengshui & Konsultan Kesuksesan

0822 3112 2168
pakarfengshui@gmail.com
Add Friend

atau

Menghubungi via Contact Pesan Silakan Klik Disini

Jam Kerja

Senin-Sabtu, pukul 08:00-16:00 WIB

Sebelum datang, telepon dulu.

Pusat Fengshui
Ramal Cinta
Batu Giok
Pengobatan Sinshe